"welcome to mujaik's blog"

You are here: Home > > PENGGUNAAN MULTI METER PADA TAHANAN DAN AC/DC

PENGGUNAAN MULTI METER PADA TAHANAN DAN AC/DC

Multimeter adalah alat test yang sangat berguna. dengan mengoperasikan sakelar banyak posisi, meter dapat secara cepat dan mudah dijadikan sebagai sebuahvoltmeter, sebuah ammeter atau sebuah ohmmeter. Alat ini mempunyai berbagai penepatan (disebut ‘range’) pada setiap mempunyai pilihan AC atau DC. Beberapa multimeter kelebihan tambahan layaknya sebagai pengukur transistor dan range untuk pengukuran kapasitansi dan frekuensi

Pemilihan multimeter


jika membeli multimeter analog yakinkan bahwa bersensitivitas tinggi setidaknya 20kohm/V atau lebih pada jangkah/range DC , kurang dari itu tidak cocok untuk pengukuran elektronik. Penandaan sentisitivitas normalnya berada pada pojok skala meter, abaikan nilai AC yang lebih rendah (sensitivitas pada jangkah AC tidak penting), jika nilai DC yang lebih tinggi menjadi sangat kritis.Yang ada pada analog multimeter yang dijual murah untuk pekerjaan listrik dalam mobil sensitivitasnya sangat rendah.

Multimeter Analog

Meter-meter Analog mengambil sedikit tenaga dari rangkaian yang diuji untuk mengoperasikan jarum penunjuknya. Alat harus bersensitivitas tinggi setidaknya 20k ohm/V atau memposisikan pembenahan pembacaan untuk rangkaian yang diuji. Cermati pada sesi dibawah ini sensitivitas untuk telitinya.

Battery didalam meter untuk menyediakan jangkah pengukuran resistansi, akan habis dalam masa tahunan tetapi membiarkan meter pada jangkah pengukuran resistansi akan membuat batteray terus bekerja sampai habis.

Jangkah rata-rata multimeter analog seperti digambarkan:
(Nilai teganagan dan arus adalah nilai maksimum setiap jangkah ukur)

* Tegangan DC: 0.5V, 2.5V, 10V, 50V, 250V, 1000V.
* Tegangan AC: 10V, 50V, 250V, 1000V.
* Arus DC: 50µA, 2.5mA, 25mA, 250mA.
Jangkah ukur arus tinggi hilang pada tipe meter ini.
* Arus AC: Tak ada. (Anda menginginkan mengukurnya).
* Resistansi: 20ohm, 200ohm, 2kohm, 20kohm, 200kohm.
Nilai resistansi adalah nilai tengah setiap jangkah pengukuran.

Merupakan ide yang bagus untuk multimeter analog meletakkan jangkah tegangan DC layaknya 10V ketika tidak digunakan. Adalah agar tidak rusak oleh pemakaian sembrono jangkah ini, dan mudah diubah kemanapun sesuai yang diinginkan!

Sensitivitas dari multimeter analog

Multimeter harus berada pada sensitivitas tinggi setidaknya 20kohm/V dengan kata lain jangkah tegangan DC berada sangat rendah perlu pembenaran pembacaan. Untuk memenuhi pembacaan yang benar(valid) resistansi meter harus sepuluh kali resistansi alat yang diukur (lakukan ini , nilai lebih tinggi dekat dengan dimana meter dihubungkan). anda dapat menaikan resistansi meter dengan memilih jangkah ukur yang lebih tinggi ,tetapi akan mendapatkan pembacaan dengan akurasi yang sangat rendah!

Pada beberapa jangkah ukur teganagan DC:
Meter Analog Resistansi = Sensitivitas × Max. jangkah pembacaan
contoh sebuah meter denganh 20kohm/V sensitivitas saat jangkah 10V dengan resistansi 20kohm/V × 10V = 200kohm.

Berkebalikan, multimeter digital memiliki resistansi konstan 1Mohm (often 10Mohm) untuk seluruh jangkah ukur tegangan DC. Ini lebih dari cukup untuk seluruh rangkaian.

Pengukuran arus dan tegangan dengan multimeter

1. Pilih jangkah ukur dengan lebih besar dari dengan pembacaan yang masih dapat dilakukan.
2. Sambungkan meter, yakinkan sambungan pada sisi yang benar.
Meter Digital akan selamat pada penyambungan terbalik, tetapi meter analog mungkin menjadi rusak.
3. Jika pembacaan melampaui skala : sesegera mungkin lepaskan dan pilih jangkah ukur yang lebih tinggi.

Multimeter sangat mudah rusak oleh perlakuan sembrono mohon diperhatikan hal ini:

* Selalu melepas meter sebelum memindah jangkah ukur.
* Selalu periksa letak jangkah sebelum dihubungkan kerangkaian.
* Jangan membiarkan jangkah ukur pada pengukuran arus (kecuali saat pembacaan ukuran).
Jangkah pengukur arus paling besar resiko kerusakannya karena berada pada resistansi rendah .

Pengukuran pada titik

pada banyak titik rangkaian sangat membingungkan, sebagai contoh pin 2 dari chip pewaktu 555 . Maka gunakan multimeter kedua?

* Hubungkan hitam ujung (negatif -) ke 0V, normalnya terminal negatif batteray atau catu daya.
merah ujung (positif +) titik dimana anda menginginkan mengukur tegangan.
* Ujung hitam tetap tersambung pada 0V sementara ujung merah ujung penduga berpindah keberbagai titik pengukuran.
* Anda dapat menggunakan jepit buaya ke ujunghitam multimeter terpegang sementara dilakukan pengukuran.

Tegangan pada suatu titik ini berarti perbedaan tegangan antara titik-titik dengan 0V (nol volt) yang biasanya bagian negatif batteray atau catu daya. Biasanya 0V sebagai merupakan kembalian dalam diagram rangkaian.

Pembacaan skala analog

tilik penempatan sakelar jangkah ukur pilih skala yang berhubungan. Untuk beberapa jangkah ukur anda perlu mengalikan atau membagi 10 atau 100 seperti ditunjukan pembacaan dibawah ini. Untuk jangkah ukur teganagn AC gunakan tanda merah sebab calibrasi skala sedikit geser.

Contoh pembacaan skala ditunjukan pada:
Jangkah ukur DC 10V: 4.4V (baca langsung skala 0-10 )
Jangkah ukur DC 50V: 22V (baca langsung skala 0-50 )
Jangkah ukur DC 25mA : 11mA (baca 0-250 dan bagi dengan 10)
Jangkah ukur AC 10V : 4.45V (gunakan skala merah, baca 0-10)

jika anda tidak biasa membaca skala analog sebaiknya menilik analogue display halaman seksi meter umum.

Pengukuran resistansi dengan multimeter

Untuk Pengukuran resistansi komponen harus tidak terhubung pada sebuah rangkaian. jika anda mencoba mengukur komponen dalam rangkaian anda akan mendapati kesalahan pembacaan (termasuk jika catu dilepas) anda akan merusak multimeter.

Cara yang digunakan setiap meter sangat berbeda maka perlu latihan yang dipisahkan:

Pengukuran resistansi dengan DIGITAL multimeter

1. Letakan jangkah ukur resistansi yang mungkin lebih besar dari yang ada.
perhatikan penampil menunjukan “off dari skala” (biasanya kosong atau 1 pada sisi kiri). Jangan kuatir ini tidak salah,itu benar - resistansi udara sangat tinggi!
2. Sentuhkan ujung pengukur meter bersama dan periksa apakah terbaca nol.
jika tidak nol, putar sakelar ke ‘Set Zero’ jika tidak coba lagi.
3. Letakkan ujung penduga ke komponen.
Jauhi sentuhan lebih dari satu sambungan pada waktu yang sama atau anda akan dapatkan kenaikan pembacaan!

Pengukuran resistansi dengan multimeter ANALOG

Skala resistansi meter analog normalnya berada paling atas, skala ini tidak umum sebab pembacaannya terbalik dan juga tidak linear (pada penbagianya). Ini tidak menguntungkan, tetapi ini terjadi karena kerjanya meter.

1. Letakan jangkah ukur resistansi yang paling sesuai.
Pilih jangkah ukur resistansi sehingga mendekati tengah skala. Sebagai contoh: dengan skala yang ditunjukkan dibawah dengan resistansi sekitar 50kohm pilih × 1kohm range.
2. Pegang ujung pengukur meter bersama dan tepatkan pengaturan didepan yang biasanya ditandai “0ohm ADJ” putar sampai jarum menunjukan nol (ingat skala 0 bagian kanan!).
jika tidak dapat ditera pembacaan nol, maka batteray didalam meter perlu diganti.
3. Letakkan penduga pada simpangan komponen .
Jauhi sentuhan lebih dari satu sambungan pada waktu yang sama atau anda akan dapatkan kenaikan pembacaan!

Pembacaan skala resistansi

untuk resistansi gunakan skala lebih tinggi, tidak hanya itu dia dibaca terbalik dan tidak linear (termasuk jaraknya).

Tilik peletakan sakelar jangkah sehingga anda tahu berapa pengalinya untuk pembacaan .

Contoh pembacaan ditampilkan sebagai berikut:
Jangkah × 10ohm : 260ohm
Jangkah × 1kohm : 26kohm

jika tidak terbiasa membaca skala analog mungkin baik jika mengunjungi analogue display halaman sesi umum meter.

Pengujian dioda dengan multimeter

Cara yang digunakan untuk berbagai meter berbeda sehingga pelatihannya dipisahkan:

Pengujian dioda dengan multimeter DIGITAL

* Multimeter Digital mempunyai kekhususan untuk mengukur dioda , biasanya diberi penandaan simbol dioda.
* Hubungkan ujung merah (+) ke anode dan hitam (-) ke cathode. Dioda seharusnya sambung/terhubung dan meter akan menampilkan nilai (biasanya tegangan yang melintasi dioda dalam mV, 1000mV = 1V).
* Pembalikan sambungan. Pada saat ini dioda seharusnya tidak sambung sehingga meter menampilkan “off the scale” (biasanya kosong atau sebuah 1 pada sisi kiri layar).

Pengujian sebuah dioda dengan multimeter ANALOG

* Letakan multimeter analog kejangkah ukur resistansi rendah seperti × 10.
* secara dasar perlu dicatat polaritas ujung ukur multimeter analog adalah kebalikan dari jangkah ukur resistansi, sehingga ujung hitam adalah positive (+) dan ujung merah adalah negative (-)! Ini tidak menguntungkan, tetapi begitulah meter bekerjanya.
* Hubungkan ujung (+) hitam (+) ke anode dan warna merah (-) ke cathode. Dioda harus menghatar/tersambung meter menunjukan resistansi rendah (nilai pastinya tidak berhubungan).
* Balik sambungan ini. sebuah diode tidak tersambung dengan cara ini sehingga meter menunjukan resistansi tak terhingga (infinite) (berada pada sisi kiri skala).

Pengujian transistor dengan sebuah multimeter

Arahkan multimeter digital ke pengujian diode dan analog multimeter ke jangkah ukur rendah semisal × 10, seperti dijelaskan diatas untuk pengujian dioda.

Test pasangan dari ujung ukur pada kedua arah (keseluruhan enam pengujian):

* Junction base-emitter (BE) mempunyai kelakuan seperti dioda dan terhubung pada satu arah saja.
* Junction basis-collector (BC) mempunyai kelakuan seperti dioda dan terhubung pada satu arah saja.
* Sebuah collector-emitter (CE) harus tidak sambung ke arah lainnya.

Diagram menunjukan kebiasaan dalam transistor NPN . Diodenya berbalik arah pada transistor PNP tetapi cara pengukurannya yang sama dapat diterapkan.

Beberapa multimeter mempunyai fungsi tambahan sebagai pengukur transistor, silahkan mengikuti anjuran yang disertakan oleh pembuatnya.

GAMBAR MULTIMETER ANALOG & DIGITAL






METODE PENGUKURAN


Untuk mengetahui jalur yang putus dari suatu rangkaian diperlukan suatu alat ukur yang disebut AVOMeter, dengan menggunakan AVOMeter kita dapat mengetahui baik tidaknya suatu jalur menggunakan fasilitas pengukuran Ohm “?”.

Dalam penganalisaan jalur diperlukan sumber arus listrik yang akan diberikan kepada jalur tersebut. Perlu anda ketahui bahwa didalam AVOMeter sudah terdapat sumber arus yang berasal dari sebuah battery yang telah dipasang didalam AVOMeter, sehingga pada waktu pengukuran tegangan battrey ini akan mengalir pada rangkaian yang diukur, walaupun hanya dapat memberikan arus yang sangat rendah.

Untuk menganalisa kerusakan jalur pada suatu rangkaian dapat dilakukan dengan dua cara, pertama pengukuran secara pararel dan pengukuran secara seri. Pada prinsipnya pengukuran tersebut sama saja, akan tetapi akan lebih akurat bila dilakukan dengan dua cara tersebut. Agar dapat lebih dipahami lagi ikuti keterangan dibawah ini:

Teknik Pengukuran Pararel



Pada prinsipnya pengukuran resistansi atau tahanan adalah mengukur besaran arus yang akan mengalir pada suatu rangkaian, maka bila disaat pengukuran terdapat suatu jalur yang tidak mempunyai nilai resistansi (Jarum AVO Meter tidak bergerak sedikitpun) atau short (Jarum AVO Meter bergerak penuh ke arah kanan / 0 ohm), besar kemungkinan tidak akan ada arus listrik yang dapat mengalir dari jalur tersebut. Akan tetapi bila terdapat nilai resistansi yang kecil (Jarum AVO Meter akan bergerak lebih jauh ke arah kanan) maka arus yang akan mengalir pada jalur tersebut sangat besar. Bila nilai resistansinya besar (Jarum AVO Meter hanya bergerak sedikit saja ke arah kanan) maka makin kecil arus yang akan mengalir pada rangkaian tersebut. Akan tetapi bila AVO-Meter tidak menunjukan nilai Resistansi (Jarum tidak bergerak sedikitpun) maka tidak terdapat arus yang mengalir pada jalur tersebut.

Belum tentu bila dalam pengukuran tersebut tidak menujukan nilai resistansi maka dapat dipastikan jalurnya yang putus, bisa saja tidak terdapat arus yang disebabkan karena terdapat komponen yang bermasalah, mungkin rusak atau hubungannya tidak baik. Oleh karena itu carhttp://www.blogger.com/img/blank.gifa pengukuran pararel dapat dilakukan juga untuk menganalisa kerusakan pada suatu komponen atau rangkaian.

Teknik Pengukuran Seri

Bila hasil pengukuran pararel menunjukan bahwa jalur tersebut tidak mempunyai arus, sebaiknya anda jangan dulu mengambil kepastian bahwa jalur tersebut putus, anda dapat meyakinkannya dengan cara pengukuran secara seri, cara ini membutuhkan skema diagram untuk mengetahui komponen yang akan dilalui oleh setiap jalurnya, pada prakteknya anda akan mengukur satu persatu disetiap komponen yang akan dilalui oleh jalur tersebut.

Metode pengukuran secara seri dapat diperlihatkan pada gambar dibawah ini:
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS
You are here: Home > > Gejala Komputer Yang Terinfeksi Virus & Cara Mengatasi/Membersihkan Virus Komputer Kita

Gejala Komputer Yang Terinfeksi Virus & Cara Mengatasi/Membersihkan Virus Komputer Kita

Virus Komputer, Berbahayakah ?

Pernahkah komputer anda terinfeksi virus ? Virus Komputeryang tidak merusak tidaklah begitu mengganggu, tetapi jika sebaliknya cukup membuat kita sibuk berhari-hari.

Sebelum melangkah lebih jauh ada baiknya kita mengetahui gejala gejala komputer yang terinfeksi virus

1. Komputernya lelet banget jalannya seperti zombie.
2. Tiba-tiba diam tanpa aba aba dan tidak ada respon.
3. Blue screen atau crash dan kemudian restart.
4. CDROM, Harddisk, Floopy dan USB drive tidak bisa diakses
5. Tampilan user interface berubah
6. Alat input seperti keyboard atau mouse tidak bisa di kontrol

Jadi apa yang harus dilakukan untuk mengatasi masalah virus jika terlanjut terinfeksi ?

1. Keluar dari aplikasi yang sedang berjalan dan segera matiin komputernya.
2. Cabut harddisk yang telah terinfeksi, lakukan prosedur backup data yang penting terdahulu.
3. Pindahkan posisi jumper harddisk menjadi slave, kemudian pasang di komputer lainya yang telah terinstall anvirus yang up-to-date.
4. Scan harddisk yang terinfeksi virus
5. Harddisk yang telah di bersihkan dari virus, di test apakah telah berfungsi dengan benar
6. Jika Step 5 gagal, disarankan menformat dan menginstall kembali sistem operasinya karena itu cara yang paling aman dari penghapusan virus secara permanen.
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS
You are here: Home > > Cara Supaya Windows 7 Tidak Restart Terus-menerus

Cara Supaya Windows 7 Tidak Restart Terus-menerus

Windows 7 bukanlah sistem operasi “sakti” yang bebas masalah. Meski sudah jauh lebih baik dibandingkan pendahulunya, ada saja kekurangan di sana sini. Masalah yang muncul bisa bermacam-macam, mulai dari aplikasi crash gara-gara tidak mendukung, sampai penyakit doyan restart sendiri.

Kejadian restart otomatis ini sebenarnya bukanlah suatu bug, tetapi justru fasilitas yang memang dimiliki Windows jika ia mendeteksi adanya masalah pada sistem. Meski begitu, alih-alih membantu, fitur ini bisa jadi malah bikin sebal.

Untuk mencegah WIndows 7 restart terus, disimak ya tips atau langkah-langkah berikut.

Supaya Windows 7 Tidak Restart Terus-menerus

1. Klik “Start > Control Panel > System and Security > System”.
2. Klik “Advanced system settings”, lalu klik tombol “Settings” yang ada di dalam kotak “Startup and Recovery”.
3. Sebuah jendela baru berjudul “Startup and Recovery” akan muncul. Carilah kotak cek “Automatically restart” pada boks “System failure”, lalu hilangkan tanda cek di depannya.
4. Klik “OK” dan “OK” sekali lagi untuk menyimpan perubahan dan keluar dari “Sistem Properties”. kompas.
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS
You are here: Home > > CARA MENGATASI HACK

CARA MENGATASI HACK

Jaman sekarang yang namanya hacker atau cracker semakin kreatif, dengan berbagai cara mereka berusaha menembus email Anda, friendster, rekening online, web site, bahkan blog.Anda tidak mau kan, kalau suatu saat profile Anda di friendster diubah oleh orang? Atau web site Anda tiba-tiba di ganti tampilannya oleh hacker / cracker ?

Salah satu cara hacker menembus account kita adalah dengan cara menebak password. Hacker menggunakan script yang dapat memasukkan puluhan password tiap detik untuk mencoba masuk ke dalam account kita.

Cara hacker menebak password kita biasanya dengan:

1. Dictionary attack, yaitu dengan menebak menggunakan kata-kata dalam kamus, dan dikombinasikan dengan angka-angka atau karakter.
2. Brute force attack, yaitu dengan mencoba semua kombinasi, mulai dari aaaa sampai zzzz, sampai beberapa karakter.
3. Personal information attack, dengan cara memasukkan data-data pribadi seperti nomor telepon, tanggal lahir, nama pacar, kode pos, dan sebagainya.

Password yang sangat lemah akan sangat mudah dibobol hacker dengan cara ini.
Contoh password yang sangat lemah misalnya:

* 123456789,000000,123456,asdfg, qwerty, asdf, ini karena mudah sekali orang mengetik kombinasi ini di keyboard.
* password, mypassword, dan lain-lain yang menggunakan kata-kata dalam kamus (semua bahasa).
* tanggal lahir, nama pacar, dan lainnya yang merupakan data diri orang tersebut.

Password yang lemah, bisa dibobol dalam waktu yang lebih cepat, misalnya:

* menggunakan semua huruf kecil.
* menggunakan kombinasi kata dan angka, misalnya buku10, teroris80.
* mengganti huruf dengan karakter, misalnya s@y@ng

Bagaimana password yang kuat dan sulit ditembus hacker?

1. Merupakan kombinasi dari huruf besar, huruf kecil, nomor, dan karakter.
2. Panjang lebih dari 10 karakter.
3. Tidak menyertakan kata-kata dalam kamus.

Password yang kuat harus mudah diingat oleh pemiliknya.

Contoh password yang kuat: 1mAu$1Milyar

Cara mengingatnya:

* 1 = kata “saya” diterjemahkan dalam bahasa Inggris (I).
* mAu = mau
* $ = uang
* 1Milyar = aMilyar

Contoh password kuat yang lain: rivA-->10me,,,

Cara mengingatnya:

* rivA= misalnya nama orang sepesial buat Anda: riva
* -> = panah identik dengan adalah
* 0+ = lambang cewek
* 1 =berarti nomor satu atau paling
* me = cuman buat aku
* ,,, = untuk mengganti (...)biasanya mudah ditebak.

Beberapa tips:

1. Jangan menggunakan password yang sama untuk berbagai macam layanan, misalnya password email Anda sama dengan password friendster. Ini berarti:
* seseorang yang dapat menjebol password friendster Anda, bisa juga menjebol password email Anda. Sementara di mata hacker menjebol password friendster lebih mudah daripada menjebol email Yahoo.
* admin atau “orang dalam” friendster tahu password Anda, dia juga bisa memasukkan password tersebut ke email Anda.
2. Jangan mengklik link di email yang menyatakan Anda harus memverifikasi password Anda. Email ini dikirim oleh hacker.
3. Jangan memasukkan password disitus selain yang memberikan layanan. Misalnya jangan memasukkan password yahoo di situs friendster untuk alasan apapun (misalnya import address book).
4. Sebelum login ke email atau yang lain, pastikan URL di browser Anda benar. Misalnya mail.yahoo.com bukan mail.yahoo-ltd.com atau yahoo-verify.com atau yang lain.
5. Untuk rekening online seperti e-gold, klik BCA, paypal, sebaiknya Anda tidak mengetik password Anda lewat keyboard (karena hacker bisa membaca keyboard Anda dengan program keylogger). Gunakan On Screen Keyboard, Charakter Map, atau copy paste dari huruf acak.

Okey begitulah tips-tips agar password kita sulit dibobol hacker. Semoga dengan tips ini account kita aman dan terhindar dari kebobolan.
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS